kecak dance ubud
Kecak Dance Pura Dalem Taman Kaje

Kecak Fire & Trance Dance


Its about 850 meters from Hotel Agung Resort Ubud..
kecak dance pura dalemThe Kecak is “Monkey Chant” based, again, on Ramayana Epic. In Additional, however, The Kecak Fire & Trance Dance also borrows certain themes of the sanghyang exorcism, The Kecak Dance was created in the 1930s.
The performance takes place in the courtyard of the Pura Dalem Temple where the audience sit on either side of the courtyard .
There is a lone statue with candles standing in the middle of the courtyard.
A man in a sarong and udeng enters  and the lights the candles . then, 100 men of the gamelan orchestra enter and sit around the statue, which burn brightly.
The men wear checkered sarongs but no udeng and begin to chant and sing and raise their arms towards the “fire”. This is first of the performance.

kecak-dance-pura-dalemA familiar scene ensues (I Had seen the Legong Dance & Ramayana performance the night before) when the beautiful Princess Shinta and her companions enter the courtyard.
The story of Ramayana unfolds but this time, the women dance around the fire and step carefully in and out of the inner circle of the gamelan orchestra.
see legong Dance & Ramayana for the story and performance .

Fire & Trance Dance

sang-hyang-jaranThere is break and metallic barries are setup around the courtyard, separating the courtyard from the audience, A pile of coconut shells are placed in the middle of the enclosed courtyard and lit on fire. This is where the Sanghyang Exorcism trance dance comes in .
The particular sanghyang in this performance is the sanghyang djaran.Djaran means “horse”. A shirtless man holding a horse head (not real) enters and dance around.
in a state of trance, the horse man begins to dance and kick the burning pile of coconut around. He kicks them so hard that they fly into metal barriers. Some of the burning coconuts flew over the barriers and next to me and some kids.
The Fire & Trance dance ends with burning coconut extinguished and the performer sitting on a step in the temple away from the rubble with his feet out to cool them off.
The Kecak fire & Trance dance seemed a bit more authentic  than the Legong Performance. there were no instruments – only men singing and chanting and the fire & trance dance was an awesome experience and performance to watch.

Kecak Fire & Trance Dance
by Taman Kaje Community
  • place  : Pura Dalem Taman Kaje Ubud
  • Ticket : IDR 75K/person
  • every  : Wednesday & Saturday

MORNING GREETING FROM UBUD NATURE…..

WAKE UP EARLY MORNING AT UBUD IS SUCH A BLESS….






BIRDS ARE SINGING ALL MORNING UNTIL THE SUN IS COME UP FROM EAST PART OF THE UNIVERSE.


TO MAKE MORNING TIME THE BEST EVER DURING HOLIDAY AT BEST WESTERN PREMIER AGUNG RESORT UBUD SOME ACTIVITIES COULD BE DONE;

Hotel Resort | Ubud Hotel

JOGGING ALONG THE SRIWEDARI STREET AND EXPERINCE THE TYPICALLY BALINESE VILLAGE.



YOU WILL SEE THE GREEN SCENERY, RICE FILED, COCONUT TREE UP TO BANYAN TREE. FRESH AIR, GRASS SMELL WITH MORNING DEW ON IT. IT IS COMPLETELY GENUINE NATURAL ATMOSPHERE.











SITTING DOWN AT THE POOL AREA, WHERE YOU CAN ENJOY THE WATER FLOW FROM UPPER TIER TO LOWER TIER LEVEL OF OUR SWIMMING POOL.

infinity pool



GREENY AREA AROUND THE POOL WHERE OUR POOL IS SURROUNDING BY GREEN FOREST.

SEEING THE BEAUTIFUL SKY IN THE MORNING AND FEEL THE FRESH AIR ARE BONUS FROM NATURE AND UNIVERSE.







DO SOME EXERCISE AT OUR FITNESS CENTER TO STRECTH YOUR MUSCLE, OR DO SIMPLE YOGA WHERE THE YOGA MAT IS AVAILABLE AT FITNESS ROOM.





FEEDING FISH AT OUR TAMAN LOTUS RESTAURANT AND GET HARMONY WITH OTHER GOD’s CREATURE



SIMPLY WALKING AROUND AT THE FRONT GATE AND WATCH HOW THE LOCAL PEOPLE IN UBUD START THEIR DAY BY GOING TO THE TRADITIONAL MARKET AND PURCHASE DAILY NEED. MOST OF THEM ARE OWN A GUEST HOUSE WHERE THEY HAVE TO PREPARE SIMPLE BREAKFAST AS WELL AS FLOWER ARRANGEMENT FOR THEIR GUEST.




LET’S ENJOY THE DAY AND START THE DAY WITH EXPLORE “MORNING GREETING” FROM THE UBUD NATURE.


Hotel Resort | Bali Travel | Rental Mobil Bali

Seandainya....




Kita sebagai umat manusia pastilah tahu dan menyadari penuh bahwa ada 3 hal yang pasti dalam kehidupan kita…. Yach..kepastian dalam ketidakpastian; mereka adalah tua, sakit dan mati.
Semua pasti tahu, pada saatnya ketiga hal itu akan mampir kedalam kehidupan kita, tapi terkadang belum sempat kita membuktikan  dua hal yang pasti tetapi kadang-kadang hal pasti yang ketiga sudah mendahului datang.
Karena mati tidak harus menunggu tua, karena mati tidak harus menunggu sakit.
MATI adalah kepastian dalam hidup yang bisa datang kapanpun dia mau tanpa peduli kalau kita belum siap, belum cukup bekal kebaikan untuk mengarungi perjalanan dialam sana, belum cukup menunaikan kewajiban kepada orang-orang yang seharusnya menjadi tanggung jawab kita dan sejumlah “BELUM” lainnya yang seandainya bisa kita pakai alibi seandainya kita tahu kalau kita dipanggil untuk menghadapNYA.




Banyak dari kita lupa diri, kalau kesenangan sudah menghampiri hidup kita, kita menjadi lupa kalau rejeki materi sudah datang kedalam kehidupan kita, kita menjadi lupa kalau cinta sudah membutakan hati dan melemahkan fikiran kita.

Kita menjadi lupa kalau kesedihan dan derita menghampiri keseharian kita, karena terus meratapi hal-hal yang tampak kasat mata, tetapi tidak sadar bahwa dibalik semua itu ada pelajaran yang sangat berharga yang diberikan dalam kehidupan kita untuk bekal dalam kita melanjutkan hidup kita.
Kita hanya focus pada hambatan, kesakitan dan kesedihan didepan mata kita dan kita lebih banyak tidak sadar bahwa di belakang ataupun di samping kita, Tuhan membukakan pintu kemudahan buat kita.


Seandainya kita menaruh banyak kesadaran dalam diri kita tentulah kita bisa melihat atau minimal merasakan akan semua rencana yang sudah digariskan dalam perjalanan hidup kita.
Seandainya kita lebih memupuk kesadaran akan siapa kita dan untuk apa kita ada didunia ini pastilah tidak ada waktu buat kita untuk marah yang tidak pada tempatnya, untuk bergunjing dan membicarakan aib orang lain, untuk menghakimi orang lain dan untuk membuat dan menciptakan perselisihan karena ada ego disana ada ego kalau kita menang rasanya semua hasrat kita terpenuhi. Ketika kita bisa membuat orang lain kalah apalagi membuat orang itu jatuh tersungkur mencium tanah, maka orang-orang yang diliputi oleh kegelapan akan merasa sangat terpuaskan. Lebih banyak kita tidak sadar bahwa disaat kita merendahkan orang lain, maka TUHAN akan merendahkan derajat kita pada saat yang sama dan kedamaian apalagi kebahagiaan akan semakin menjauh dari kehidupan kita.

Seandainya kita sadar bahwa kekayaaan itu penting tapi tidaklah sepenting dengan usaha kita untuk memperbaiki diri, karena pada saat kita mati, jangankan rumah, mobil atau tanah, baju mewahpun tidak bisa kita pakai, hanya selembar kain kafan kekayaan yang akan kita bawa nantinya.
Seandainya kita sadar bahwa kedudukan tidaklah sepenting kita memperlakukan orang lain dengan baik, karena ketika kita mati, tidak ada satu orangpun yang akan mau bersama kita, tidak seorangpun yang mau menerima kita ataupun bahkan memberikan seujung kuku dari bagian rumahnya untuk kita kunjungi/tempati
Seandainya kita sadar bahwa derajat seseorang tidak ditentukan oleh pekerjaan nya saat didunia, maka kita tidak akan memperlakukan orang dengan rendah, karena kalau kita mati tidak akan ada seorangpun yang akan memberi kita tumpangan, walaupun mereka sopir angkot ataupun sopir kita sendiri.

Kita akan kembali menjalaninya sendiri dan sendiri tanpa seorangpun yang mau menemani, entah itu anak, Istri/Suami, orang tua, saudara, sahabat terbaik, pelayan terbaik semua akan menolak kita ketika kita sudah menjadi jasad, tempat kita hanya satu yaitu kuburan.

Seandainya hati kita lebih lapang, lebih luas dan tidak terlalu terpengaruh dengan apa yang dipergunjingkan orang lain tentang kita, maka pastilah hidup kita akan menjadi lebih damai. Apapun yang orang lain bicarakan mengenai kita, sepanjang kita menyadari bahwa kita tidak melanggar norma hukum, norma sosial dan norma agama, sesungguhnya bukan merupakan urusan kita.

Biarlah kita menjalankan apa yang menjadi bagian kita dan hanya bersentuhan dengan kehidupan orang lain apabila ada hal-hal baik menyertainya atau didalam setiap tindakan kita yang bersentuhan dengan orang lain.
Seandainya semua itu bisa kita implementasikan dalam kehidupan kita, niscaya hanya kedamaian dan kebahagiaan yang mengalir dalam kehidupan kita, karena sesungguhnya ada hal-hal yang memang kita bisa kontrol dalam hidup kita dan kadang-kadang ada hal-hal yang memang hanya TUHAN dan sang waktu yang bisa menyelesaikannya. 

Seandainya ada setengah dari penghuni bumi ini yang mempunyai tingkat kesadaran seperti itu maka akan damailah dunia ini, damailah kehidupan manusia di bumi ini.






Yach….Seandainya…..

from Bali Travel - Hotel Resort - Rental Mobil Bali


HAPPY NEW YEAR……SELAMAT TAHUN BARU…….


Happy new year…selamat tahun baru…kalimat-kalimat itulah yang akan bergema dan berkumandang di pergantian tahun 2016 ke 2017 diiringi dengan suara terompet yang melengking dan alunan music yang rancak.
Setiap orang akan diliputi oleh perasaan gembira, senang dan bahagia melewati malam pergantian tahun, tidak sedikit dari kita rela merogoh kocek dalam-dalam demi bisa ikut meramaikan suasana pergantian tahun.
Banyak harapan terselip, banyak asa di gaungkan ….
Sudahkah kita membuat resolusi di tahun 2017 yang akan datang, resolusi yang dipenuhi oleh hal-hal baik, pengharapan yang baik akan membimbing kita untuk mencapainya dengan baik pula.

Tidak terasa satu tahun berlalu dengan penuh warna.
Ketika kita mencoba untuk melakukan napak tilas ke satu tahun ini, begitu banyak cerita yang tertulis dan tersusun rapi di memori ingatan kita.
Senang, bahagia, sedih, sakit, kecewa semua itu hanyalah satu momen yang pernah hadir dan mewarnai satu tahun dalam kehidupan kita, dan semuanya kini sudah berlalu.
Semua rasa ataupun momen-momen itu adalah untuk bahan kita agar bisa menghadapi tahun depan dengan lebih kuat, dengan hati lebih lapang dan bisa menerima segala sesuatunya dengan lebih mengedepankan kewarasan daripada emosi yang hanya akan menguras energy kita lebih dalam lagi.

Apapun peristiwa yang hadir di kehidupan kita dalam satu tahun kedepan ini, hendaklah kita lebih bisa mengatur kadar emosi kita untuk bisa berada di tataran yang semakin baik.
Karena ditengah ketatnya persaingan, ditengah semakin banyaknya manusia dibumi ini dimana peningkatan jumlah manusia adalah sesuai dengan deret ukur, maka segala sesuatunya bisa terjadi, termasuk semakin meningkatnya orang yang sakit mental yang juga akan bisa mempengaruhi kesehatan dan kewarasan mental kita apabila kita tidak bisa menyaring dan bergaul dengan orang-orang yang mentalnya waras dan membuat jarak dengan orang-orang yang hanya bisa menguras emosi kita dan menurunkan tingkat energy kita ke tingkat yang kurang sehat.


Di pergantian tahun ataupun di tahun baru hendaklah kita bisa membuat kilas balik/me review kaledeoskop kehidupan kita agar kita bisa mengambil hal-hal baik yang selama ini sukses kita aplikasikan dalam hidup kita dan membuang se jauh-jauhnya hal-hal yang membuat kita kurang berhasil.

Membuat atau menentukan tingkat keberhasilan kita selanjutnya ataupun hal-hal indah dan hebat yang menjadi mimpi kita di tahun berikutnya seyogyanya bisa kita tuliskan rapi di agenda alam fikiran dan  alam bawah sadar kita, sehingga kita mempunyai itikad yang hebat pula untuk dapat mewujudkannya.

Keberhasilan ataupun kesuksesan tidak hanya diukur dari segi materi, tetapi mari kita juga ukur berdasarkan tingkat kepuasan kita secara mental dan jiwa, dalam kita bisa merasakan momen kebahagiaan itu sendiri.
Bisa menjadi diri yang lebih kuat dan hebat dalam mengelola emosi, memiliki seni yang lebih tinggi dalam menghadapi setiap tekanan hidup, menjaga hati dan bibir agar bisa selalu berprasangka baik dan hanya mengeluarkan kata-kata yang baik adalah juga kesuksesan yang tinggi. Tidak perlu menunggu usia menua untuk bisa mencapai kesuksesan tersebut diatas, karena umur dan kedewasaan adalah sesuatu yang sangat berbeda.
Tetapi alangkah lebih indah dan sempurnaya ketika kita bisa menyatukan kesuksesan secara materi dan kesuksesan secara mental…… Karena akan lebih banyak lagi kebahagiaan yang bisa diraih dengan kedua hal tersebut.

Tetapi apabila kita tidak mendapatkan semuanya, bersabarlah karena semua akan indah pada waktunya.
Sekali, dua kali, tiga kali bahkan seratus kali kita terjatuh itu adalah sesuatu yang biasa, sebuah momen kehidupan yang seharusnya bisa kita jalani dengan wajar, yang terpenting adalah berapa kali kita mampu untuk bangkit kembali dan berdiri tegak dan melanjutkan kembali hidup kita dengan semangat.

Semesta tidak akan pernah melupakan ataupun tidak mengembalikan apapun yang pernah kita berikan dalam kehidupan kita ini.
Semua akan beresonansi dengan sempurna, bagaikan terompet sangkakala yang ditiup….sebelum perang Barata Yudha dimulai.







Sekali lagi Selamat Tahun Baru…………semoga di tahun baru ini semua menjadi harmonis………...Kata, perbuatan, sikap, hubungan dengan orang lain, hubungan dengan alam, dan hubungan dengan TUHAN.
Semoga apa yang menjadi mimpi dan asa akan bisa terwujud di tahun ini dengan damai dan indah.





BE SENIOR, BE MATURE….



In one of organization or company, we will hear about Senior level and Junior Level.
How Ever in this opportunity, I will talk about the seniority in organization.


Seniority divide into 2 categories:

Type 1 : Seniority based on length of service or based on the ages of the employee.

Type 2 : Seniority based on capability, competency and skill.



Talking about seniority type 1:
This kind of employee usually over
pride or over self confidence
She/he thought that She/he knew everything happened in organization/company where they worked.
She/he knew their daily task perfectly without any defect.
She/he does not need any new idea/guidance in how they have to do their job.

If there is new employee join to the team, She/he will try to show off their power to try to convince
That they knew everything.
If the new employee is at the same level; they expect this new employee will follow what they said
Or at least do as the same way they do their daily task.

If the new employee is in upper level; She/he will show that they don’t need any guidance and advice
In how to do their daily job.
Any new single idea in how to upgrade the Standard Operation and Procedure to improve the
Departmental performance and for efficiency reason will mean Nothing in front of Employee Type 1.
This kind of employee also has high possibility to be a “Dead Wood”
It will only bother the whole team and spread out the negativity all away around.

Seniority Type 2;


This kind of employee is always willing to learn a new thing.
She/he will never satisfy with their performance.
She/he will always want to do things better and better every time without any complaint.
She/he will very open with any input and critic.
She/he will see all these input and critic to upgrade their skill, professionalism and to strengthen their mentality.

Strong mentality is needed for someone who want to develop Her/Himself.



As an employee in working place, we do need this kind of attitude; be Positive in receiving any advice
And critic.
It is not only those all input that come from your upper level, even some time those that come from the
Same level, you have to still open your heart widely.
Consider them, even most of the time is quite difficult to receive any critic.
We will argue and grumbling at the very first place, however we do need to re think and consider
All the input with clear mind and peaceful heart.
Whatever the consideration at the end is depend on your perspective.
If you agree use it, otherwise through it away to garbage bin.
In Organization or Company, you will always find something “DISLIKE” about.
To deal with “Dislike “thing, you have to adjust your power of acceptance and adjust your flexibility.
Try to empower the available resources in order to be able to achieve your goal in the other way.


Remember that company will hire you, if you bring something good to the company and
Replace you when you contribute Nothing.
It is the same way that your leader and your upper level or even yourself who become great leader
One day.
The leader will try to maintain the harmony of the team to be able to bring a good output.
Your leader will put their eyes in you, and have Visible and Invisible tool to evaluate and measure
Your performance as a part of the team.

In this technology era, please be wise with your status or statement in Social Media especially
When they are all visible to your upper level.
Some of the company will consider your behavior in Social Media in doing their recruitment.

In related with power of acceptance and flexibility as well as social media; they are two choices
Available;
If you think you agree with all Standard Operational Procedure and particular task that define
By your upper level; FOLLOW
If you think you disagree with them all; QUIT

Try to be senior one day both in Skill and Mentality because it will define you to be someone,
Some day.








Sang Waktu

Kata Orang Bijak: "Biarlah waktu yang bicara/menentukan"

  Waktu adalah masa atau periode.
Waktu adalah sesuatu yang  ditunggu untuk hal-hal yang sudah bisa diprediksi akan
Membawa kabar suka cita, kegembiraan dan kebahagiaan.
Seperti; Pernikahan, kenaikan pangkat/jabatan, kenaikan tingkat, wisuda dll.

Waktu adalah juga sesuatu yang orang takuti dan sebisanya waktu itu diharapkan
Segera berlalu atau tidak datang sama sekali seperti; Sakit, Patah Hati, Kesepian, Kehilangan
Pekerjaan, Perceraian dan Kematian.



Itulah manusia, ketika WAKTU yang ditunggu datang menghampiri, kita tidak ingin
Serta merta melepaskannya, kita ingin menggenggamnya, kalau bisa selama-lamanya.

Ketika WAKTU yang ditakuti/tidak diharapkan datang, kita berusaha sekuat tenaga untuk
Melepaskan, menghalau, mengusirnya bagaimanapun caranya.



Kalaupun WAKTU yang diharapkan ini pergi, tidak jarang kita menganggap bahwa WAKTU
Jenis ini bagaikan kilatan cahaya, yang datangnya membawa terang seketika dan seketika
Itu pula menghilang.

Dan Ketika WAKTU yang tidak  diharapkan datang, kita mengganggap bahwa sang WAKTU
Jenis ini bagaikan siput yang jalannya sangat pelan dan tertatih-tatih, membuat kita
Sangat tidak sabar untuk dia pergi dan menghilang dari kehidupan kita selamanya.


WAKTU bisa seperti kilatan cahaya, bisa seperti siput;
Yang terpenting adalah kesiapan kita untuk menerimanya, yang terpenting adalah
Prasangka BAIK kita kepada sang pencipta; bahwa masing-masing dari kita
Diberikan WAKTU-WAKTU yang sama dan adil dihadapanNYA.

Untuk itulah selalu fokus pada waktu/saat ini, waktu kita berada dimana sebenarnya
Dan menghargai/mensyukuri apapun yang kita miliki saat ini.
Dan juga selalu mensyukuri nikmat keindahan yang bisa kita lihat saat ini.
Karena kita tidak akan pernah tahu, apakah besok atau lusa kita masih bisa merasakan
Dan melihat “WAKTU/saat “ ini.






Kalaupun WAKTU yang tidak kita inginkan menghampiri maka “TERIMALAH”
Karena hanya dengan kelapangan hati, kita bisa berfikir jernih untuk bisa dengan gagah
Menghadapinya dan dengan anggun melewatinya.

Karena apapun jenis waktu yang datang kedalam kehidupan kita, itu semua semata-mata
Adalah sebuah proses pendewasaan diri dan penguatan jiwa………..
















NON TOURISTIC AREA AT UBUD

Bali Travel - Recently I visit some spot that available in Ubud which is located quite close from Best Western Premier Agung Resort Ubud. It is about 5 KMs away and 10 minutes’ drive, this village is Peliatan village. This village is well located at Jalan Raya Peliatan. Little bit surprise since these areas seem to be organized for local people and I see NO Tourist Hanging around in this village.

My first destination of course Traditional Balinese Food/Appetizer place. This kind of food; you may call it snack or dessert is very popular in Bali and for Balinese. Since they have special taste some of them is sour and spicy and some of them are sweet. This place also served some quite familiar food and beverage for other than local, they are Juices. However local Balinese people also very familiar with Juices and this become favorite beverage in Hot season. This place is quite popular in Ubud since this is the only place that provided typically Traditional Balinese Food around Ubud. Young and old people love this kind of Food very much, and sometime for some Balinese people This kind of Food is become mandatory food that they have to consume once during a week.





I believe everybody agree that Ubud as one of the popular place for Tourist around the globe and Surprisingly this village still have some spots that dedicated for local people to hang out, to do chit chat with friends and colleagues with affordable price where from Student up to employee can visit and enjoy the food in this area. This place is open from 11.00 am up to 6.00pm.





About 100 meter drive away from this place, you can visit another Royal Palace, it’s “Peliatan Palace”. This palace is not popular as “Ubud Palace” where Ubud Palace is very popular to Tourist and even This Palace is visited by more than hundreds tourist every day and Balinese dance entertainment conducted regularly in Ubud palace for Tourist. The ornament and building of this palace is very traditional and gorgeous.





500 meter drive away from Peliatan Palace, you can visit Traditional Market. Again this market is not as popular as Ubud Market where Ubud market is full fill with large variety of handicraft and textile for Tourist. Peliatan Traditional Market is dedicated only for Local where Balinese local people can buy their daily need in this market, start from Food up to clothes. Opposite of the Peliatan Market there is another attractive place that might attract your eyes.









With about 500 Meter square, this place is dedicated for local people to display their food stall. This place called “Pasar Senggol” since this place is open in the afternoon about 4.00pm up to finish, usually about up to 9.00pm. You can find several typically food in this place and they are all Balinese local food and also this food is really “Balinese belly Friendly Food” Well if you want to spend your time a little bit in NON Touristic Area, this area will be The best place to visit. You will be able to see how Balinese local people from teenager up to old people get along and have a chit chat. You will be able to see how local Balinese people spend their time for fun.



TECHNO SAVVY VS TECHNO DETOX


Bali Travel - Hotel Resort
Now on where most Hotel, Villa, Café and even Supermarket and Minimarket provide WI-FI.








This technology is enable all guest/visitors who visit or hang out on those particular places
Able to connect to their network through Mobile/gadget, Email and other Social Media such as;
Facebook, Twitter, Instagram, Tumblr, Pinterest, Line, Blogger etc.




People who using those all channels expect that they are connected with family, friends and
Community where ever they are at the moment and whatever they do.

This activity able to give some advantages for the one who own the account.
Sometime people who has good fortune could be popular in social media and their activities
In social media can bring a potential benefit and potential in Financial.









However, this technology can bring a negative influence to people’s life.

Since most of people prefer to engage with their cell phone or mobile rather than build verbal communication to their colleagues.
Even though they are sitting and hanging out together most of the time they are busy with their selves.
Talk to the gadget and smile ta the gadget is common routine that we see in life recently.

No matter people around is seeing with curiosity…..

Seeing this habit and trend Best Western Premier Agung Resort Ubud will try to offer technology Detox in one of our hotel menu once it’s open in very near time.
This concept is still under discussion to enable us to bring one unique thing/service that we offer
To our valuable guest and customer.
With Technology Detox we wish people will able to have or enjoy a little fresh breath during having
Chit-chat at one of our unique and attractive venue at Best Western Premier Agung Resort Ubud.